Di sebuah ruang kelas, seorang guru yang sangat bijaksana bertanya kepada murid2nya.
"Anak-anak, ada yang tahu tidak, kenapa orang yang sedang marah berbicaranya keras-keras.....padahal orang yang di marahi itu jaraknya tidak jauh dengan yang marah...?
"Mungkin tuli bu...", jawab salah seorang murid dengan celetus. "Ya...Ada yang lain" sambung sang guru...
"Ya...namanya juga marah bu...." Jawab murid yang lain.
Setelah banyak mendapat jawaban dari murid-muridnya akhirnya sang guru memaparkan.
Begini anak-anakku....Orang yang sedang marah, itu walaupun jarak mereka berdekatan, tetapi hati mereka sesungguhnya saling berjauhan. Sehingga untuk menyampaikan apa yang ada dalam hati mereka, mereka harus berteriak, akan berebeda bagi orang yang sedang saling mencintai, jangankan dengan kata-kata, hanya dengan pandangan matapun apa yang ada dalam isi hatinya sudah bisa tersampaikan oleh orang yang di tujunya."
(nadwahfathon)
"Anak-anak, ada yang tahu tidak, kenapa orang yang sedang marah berbicaranya keras-keras.....padahal orang yang di marahi itu jaraknya tidak jauh dengan yang marah...?
"Mungkin tuli bu...", jawab salah seorang murid dengan celetus. "Ya...
"Ya...namanya juga marah bu...." Jawab murid yang lain.
Setelah banyak mendapat jawaban dari murid-muridnya akhirnya sang guru memaparkan.
Begini anak-anakku....Orang yang sedang marah, itu walaupun jarak mereka berdekatan, tetapi hati mereka sesungguhnya saling berjauhan. Sehingga untuk menyampaikan apa yang ada dalam hati mereka, mereka harus berteriak, akan berebeda bagi orang yang sedang saling mencintai, jangankan dengan kata-kata, hanya dengan pandangan matapun apa yang ada dalam isi hatinya sudah bisa tersampaikan oleh orang yang di tujunya."
(nadwahfathon)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar